Cara Untuk Memilih Hewan Untuk Kurban

Cara-Untuk-Memilih-Hewan-Untuk-Kurban

Memang Hari Raya Idul Adha masih jauh namun sebagai umat Islam yang mampu, tidak salah bila mulai dari sekarang memikirkan untuk memilih hewan kurban. Meskipun hari raya masih sekitar satu bulan lagi.

Sebentar lagi pasti akan banyak para penjual hewan kurban dan yang jual sapi limosin menjajakan hewan-hewan di pinggir jalan atau pasar hewan.

Karena banyaknya penjual hewan kurban tersebut tentu kamu perlu tahu bagaimana cara untuk memilih hewan kurban yang sehat dan juga sah untuk kurban.

Cara Memilih Hewan Kurban

Tentunya kamu sebagai orang awam pasti kebingungan untuk menentukan hewan kurban dengan syarat serta usia yang sesuai menurut syariat agama Islam. Ini beberapa cara supaya kamu dapat memilih hewan kurbanmu:

  1. Jenis hewan kurban

Langkah pertama kamu perlu memastikan hewan ternak apa yang dianjurkan dan ingin kamu beli misalnya unta, kambing, domba, kerbau atau sapi.

Jenis-jenis hewan tersebut merupakan hewan ternak yang sehat dan juga layak bila digunakan untuk kurban. Maka dari itu cara yang pertama pilih hewan ternak.

  1. Umur hewan kurban

Langkah kedua adalah hewan kurban yang sudah cukup usianya. Untuk hewan kambing atau domba umur yang cukup yaitu 12 hingga 18 bulan dan untuk hewan sapi atau kerbau berusia 22 bulan.

Cara mudah supaya kamu mengetahui umur dari hewan kurban tersebut dengan cara mengecek gigi hewan kurban tersebut.

Bila umurnya sudah cukup untuk disembelih terlihat dari giginya yang sudah tanggal atau berganti (gigi susu depan).

Gigi susu yang sudah berganti tersebut membuktikan bahwa hewan tersebut sudah berumur dewasa dan layak untuk disembelih.

  1. Hewan kurban tidak mengalami kecacatan

Kamu perlu memastikan bahwa hewan kurban pilihanmu itu tidak mengalami kecacatan sebab bila ditemukan kecacatan ini tentu saja tidak sah untuk kurban.

Seperti hewan kurban tersebut mengalami buta sebelah atau buta total, sakit, pincang, kurus sekali hingga sumsum tulangnya nampak.

Bila tidak sah, hewan yang tergolong di atas tidak bisa menjadi hewan kurban dan hanya tergolong daging biasa.

  1. Pilih hewan yang sehat

Langkah berikutnya adalah pilih hewan yang sehat. Hewan kurban yang sehat dilihat dari matanya yang cerah dan tidak berair.

Lalu di bagian hidung akan terlihat basah dan berair, memiliki bulu rambut yang bersih dan tidak kusam. Hewan ternak untuk kurban tersebut tidak mengalami demam, lemas, diare atau tidak nafsu makan.